Istighatsah dan Santunan Malam Jum’at Manis Bersama YASMU Peduli

Kantor Pusat YASMU Peduli, Dusun Krandon Wetan Desa Jatiadi Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo — Kamis, 25 September 2025


Menyemai Doa dan Kepedulian di Malam Jum’at Manis

Malam Jum’at sejak dahulu dipercaya umat Muslim sebagai waktu yang penuh keberkahan. Banyak kaum Muslimin memanfaatkannya untuk memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan amal shalih. Semangat inilah yang menjadi ruh pelaksanaan Istighatsah dan Santunan Malam Jum’at Manis oleh YASMU Peduli, sebuah yayasan sosial yang menaungi berbagai kegiatan kepedulian di bidang pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan anak yatim serta dhu’afa.

Pada *Kamis, 25 September 2025, Kantor Pusat YASMU Peduli di Dusun Krandon Wetan, Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo kembali menjadi saksi berkumpulnya para pengurus yayasan, anak-anak asuh dari *Panti Asuhan As Salaam, serta masyarakat sekitar. Acara rutin yang penuh keberkahan ini tidak hanya menjadi wadah doa bersama, melainkan juga momentum mempererat tali ukhuwah dan menebarkan kebahagiaan melalui santunan.


Pra Acara: Doa-Doa dari Para Donatur

Suasana syahdu mulai terasa sejak pukul *16.00 WIB, ketika rangkaian pra acara dibuka dengan **pembacaan titipan doa dari para donatur YASMU Peduli. Kegiatan ini dipandu langsung oleh *Bapak Herman, S.S.

Doa-doa yang dipanjatkan bukan sekadar untaian kata, melainkan bentuk kasih sayang dan kepedulian yang tulus. Para donatur menitipkan doa untuk kelancaran rezeki, kesehatan keluarga, keberhasilan usaha, hingga keberkahan hidup dunia dan akhirat. Semua doa tersebut dipanjatkan bersama-sama, menghadirkan getaran keimanan yang mendalam.

Kegiatan pra acara ini juga menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan yang dilakukan oleh donatur, sekecil apa pun, akan kembali kepada mereka dalam bentuk keberkahan. Anak-anak yatim dan dhu’afa yang hadir turut mengaminkan doa-doa tersebut dengan penuh harap, menambah suasana haru sekaligus semangat ukhuwah Islamiyah.


Acara Inti: Memupuk Iman dan Kebersamaan

Tepat pukul 18.00 WIB, acara inti dimulai. Suasana semakin khidmat dengan kehadiran seluruh pengurus yayasan, anak-anak asuh, serta para tamu undangan.

1. Pembukaan oleh MC

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Bapak Purwono selaku MC. Beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh hadirin dan mengingatkan kembali tujuan utama dari kegiatan ini: memperbanyak doa, mempererat persaudaraan, serta menebarkan kebahagiaan kepada anak yatim dan dhu’afa.

Pembukaan ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan pintu masuk bagi setiap hati yang hadir untuk meresapi makna kebersamaan dalam bingkai kepedulian.


2. Tausiyah Ketua YASMU Peduli

Acara dilanjutkan dengan tausiyah dari Ketua YASMU Peduli, Bapak Abbasi, S.E. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema penting seputar As-Shaff ayat 4, yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

Ayat ini menjadi refleksi bagi seluruh elemen civitas YASMU Peduli—mulai dari anak asuh, pengasuh, hingga pengurus yayasan—agar senantiasa merapatkan barisan dalam menjalankan tugas masing-masing.

Bapak Abbasi menekankan bahwa setiap jabatan, sekecil apa pun, memiliki peran penting dalam menjaga nama baik yayasan. Jika setiap unsur bisa menjaga amanahnya dengan baik, maka nama YASMU Peduli akan harum dan penuh keberkahan.

Beliau juga mengingatkan untuk selalu menghidupkan semangat fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan). Dalam konteks yayasan, ini berarti setiap orang didorong untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai kapasitasnya demi keberlangsungan program sosial dan pendidikan yang diemban YASMU Peduli.


3. Istighatsah dan Doa Bersama

Puncak acara dimulai dengan pembacaan istighatsah dan doa yang dipimpin langsung oleh Bapak Abbasi, S.E.

Lantunan doa bersama menggema memenuhi ruangan, menghadirkan suasana haru yang mendalam. Semua hadirin larut dalam doa, memohon ampunan Allah SWT, meminta pertolongan-Nya atas segala kesulitan, serta berharap diberi kekuatan untuk terus menebar manfaat bagi sesama.

Doa-doa juga dipanjatkan khusus untuk para donatur, agar Allah membalas kebaikan mereka dengan rezeki yang berlimpah, umur yang barokah, serta kebahagiaan dunia akhirat.


4. Pembagian Santunan

Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan momen yang paling ditunggu-tunggu, yaitu pembagian santunan kepada anak yatim dan dhu’afa.

Wajah-wajah ceria anak-anak terlihat jelas ketika mereka menerima santunan yang telah disiapkan. Senyum tulus mereka menjadi hadiah tak ternilai bagi para donatur yang telah mendukung kegiatan ini.

Santunan bukan hanya berupa materi, tetapi juga bentuk kasih sayang dan perhatian. Hal ini menegaskan bahwa YASMU Peduli tidak hanya bergerak di bidang sosial secara formal, melainkan hadir sebagai keluarga besar yang selalu merangkul anak-anak yatim dan dhu’afa dengan penuh kehangatan.


5. Foto Bersama dan Penutup

Sebagai penanda kebersamaan, seluruh peserta acara melakukan foto bersama. Momen ini menjadi kenangan indah yang akan melekat di hati setiap orang yang hadir.

Acara kemudian ditutup dengan ucapan syukur serta doa penutup, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan penuh keberkahan pada malam itu.


Makna dan Harapan dari Acara Malam Jum’at Manis

Kegiatan Istighatsah dan Santunan Malam Jum’at Manis bukan sekadar acara seremonial. Lebih dari itu, ia adalah wujud nyata dari komitmen YASMU Peduli untuk menghadirkan keberkahan bagi umat.

Ada beberapa makna penting yang bisa dipetik dari acara ini:

  1. Kekuatan Doa
    Doa adalah senjata orang beriman. Melalui doa bersama, setiap harapan dipanjatkan agar Allah SWT memberi jalan terbaik.
  2. Kebersamaan yang Kokoh
    Dengan merapatkan barisan sebagaimana pesan As-Shaff ayat 4, seluruh elemen YASMU Peduli diingatkan untuk selalu bekerja sama menjaga nama baik yayasan.
  3. Kepedulian yang Nyata
    Santunan kepada anak yatim dan dhu’afa bukan sekadar pemberian, tetapi juga wujud cinta kasih dan kepedulian sosial.
  4. Syiar Islam dan Amal Jariyah
    Kegiatan ini menjadi media syiar Islam sekaligus amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat, terutama para donatur yang mendukung.

Penutup

Malam itu, Kantor Pusat YASMU Peduli di Dusun Krandon Wetan benar-benar menjadi pusat keberkahan. Suara doa yang dipanjatkan bersama, senyum ceria anak-anak yatim dan dhu’afa, serta kebersamaan yang terjalin di antara pengurus, pengasuh, dan masyarakat, menjadi bukti nyata bahwa kebaikan selalu menemukan jalannya.

Semoga kegiatan Istighatsah dan Santunan Malam Jum’at Manis ini senantiasa istiqamah dilaksanakan, menjadi sumber keberkahan, serta menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian. Karena sejatinya, kebaikan yang kita tanam hari ini akan berbuah indah, bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.