Jum’at sore, 26 September 2025, suasana di Panti Asuhan As Salaam 2 Karangpranti, Pajarakan, Probolinggo tampak berbeda dari biasanya. Pukul 16.00 WIB, halaman panti yang biasanya dipenuhi keceriaan anak-anak kini semakin ramai dengan tawa, warna-warni kertas gambar, serta hidangan sederhana yang disiapkan untuk menyambut tamu istimewa. Hari itu, Rocket Chicken Cabang Genggong Pajarakan datang membawa kebahagiaan melalui kegiatan lomba mewarnai sekaligus pemberian sedekah untuk 25 anak yatim dan dhu’afa binaan panti.
Acara ini sederhana, tapi sarat makna. Tidak hanya menjadi ajang adu kreativitas anak-anak, melainkan juga momentum berbagi kasih sayang yang begitu hangat.

Warna-Warni Kebahagiaan di Awal Sore
Sejak siang, anak-anak sudah tampak bersemangat. Mereka menyiapkan pensil warna, krayon, dan spidol yang dimiliki. Beberapa anak terlihat sibuk merapikan buku gambar, ada pula yang saling menunjukkan koleksi warna favorit mereka. “Hari ini aku mau pakai warna biru lebih banyak!” celetuk seorang anak sambil tersenyum lebar.
Ketika jam menunjukkan pukul 16.00 WIB, acara resmi dibuka oleh pengurus panti dengan ucapan selamat datang kepada tim Rocket Chicken Cabang Genggong Pajarakan. Suasana langsung hangat. Perwakilan Rocket Chicken menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial dari perusahaan kepada masyarakat sekitar.
“Rocket Chicken bukan hanya ingin dikenal sebagai tempat makan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan, khususnya bersama adik-adik di Panti Asuhan As Salaam,” ucap perwakilan cabang dengan penuh haru.
Lomba Mewarnai: Kreativitas Tanpa Batas
Lomba mewarnai dimulai tak lama setelah sambutan. Masing-masing anak diberikan lembar gambar yang sudah disiapkan panitia. Ada gambar masjid, pemandangan alam, hingga tokoh kartun yang lucu.
Saat lomba dimulai, terlihat jelas antusiasme mereka. Ada yang serius menunduk, menggoreskan warna dengan hati-hati. Ada pula yang sesekali tersenyum lebar ketika warna yang mereka pilih berhasil membuat gambar terlihat hidup.
Seorang anak bernama Rafi, misalnya, dengan penuh semangat memilih warna cerah untuk menggambar masjid. “Masjid itu harus indah, biar enak dipandang,” katanya polos. Sementara itu, Aisyah, salah satu peserta terkecil, tampak lebih santai. Ia menggambar langit dengan gradasi biru muda dan putih, sambil sesekali bertanya kepada kakak pendampingnya, “Bagus nggak, Kak?”
Bagi anak-anak, lomba ini bukan hanya sekadar kompetisi. Mereka benar-benar menikmatinya sebagai permainan yang mendatangkan tawa, kehangatan, dan rasa percaya diri.

Juri Menilai, Anak-anak Belajar
Setelah 45 menit, waktu lomba pun usai. Hasil karya anak-anak terkumpul di meja panitia. Para juri dari tim Rocket Chicken menilai dengan penuh semangat. Mereka terkesan dengan kreativitas anak-anak yang, meski dengan alat sederhana, mampu menghasilkan gambar yang penuh ekspresi.
“Luar biasa, ternyata banyak bakat terpendam di sini,” ucap salah satu juri sambil mengangkat gambar dengan kombinasi warna yang unik.
Anak-anak pun berkerumun menanti pengumuman. Rasa tegang bercampur dengan antusiasme. Bagi mereka, siapa pun yang menang bukanlah masalah, karena proses mewarnai itu sendiri sudah menjadi hadiah berharga.

Pengumuman Pemenang dan Hadiah
Ketika nama-nama pemenang diumumkan, sorak sorai dan tepuk tangan menggema. Ada tiga juara utama yang mendapatkan hadiah menarik dari Rocket Chicken. Namun, yang paling indah adalah ketika semua anak juga mendapatkan bingkisan kecil agar tidak ada yang merasa kalah.
“Di sini tidak ada yang kalah, semua adalah pemenang karena sudah berani berkarya,” ujar perwakilan Rocket Chicken sambil tersenyum.
Kata-kata itu membuat wajah anak-anak berseri. Mereka pulang ke asrama dengan hadiah di tangan, tapi yang lebih penting, hati mereka penuh kebahagiaan.

Sedekah yang Menyentuh Hati
Selain lomba mewarnai, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian sedekah kepada anak-anak yatim dan dhu’afa. Tim Rocket Chicken menyalurkan bingkisan serta santunan secara simbolis.
Momen ini begitu menyentuh. Anak-anak menyambut pemberian tersebut dengan senyum tulus. Beberapa dari mereka bahkan menundukkan kepala penuh rasa syukur. Bagi Rocket Chicken, ini bukan sekadar donasi materi, melainkan wujud kepedulian nyata untuk meringankan beban dan menghadirkan kebahagiaan.
“Berbagi tidak akan mengurangi rezeki, justru akan melipatgandakan keberkahan,” ucap salah satu pengurus panti sambil menutup acara dengan doa bersama.

Nilai-Nilai yang Tertanam
Acara ini bukan hanya tentang lomba mewarnai atau pemberian bingkisan. Lebih dari itu, ada nilai-nilai mulia yang tersampaikan kepada anak-anak:
- Kreativitas adalah Anugerah – Mewarnai melatih anak-anak untuk berani mengekspresikan diri.
- Kebersamaan Itu Indah – Mereka belajar berbagi tawa, saling menyemangati, dan menghargai karya teman.
- Berbagi Membawa Berkah – Melalui sedekah, anak-anak melihat contoh nyata tentang kepedulian sosial yang bisa mereka teladani kelak.
Doa dan Harapan
Menjelang pukul 17.30 WIB, acara ditutup dengan doa bersama. Anak-anak menengadahkan tangan, mendoakan kebaikan untuk tim Rocket Chicken, para donatur, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
Doa itu sederhana, tapi tulus. Semoga Allah melipatgandakan rezeki mereka yang telah berbagi, memberi kesehatan, dan terus menebarkan kebaikan.
Cerita yang Akan Selalu Dikenang
Hari itu, 26 September 2025, akan menjadi salah satu kenangan manis bagi anak-anak Panti Asuhan As Salaam 2 Karangpranti. Mereka tidak hanya membawa pulang hadiah, tapi juga pengalaman berharga tentang kebersamaan, kreativitas, dan kasih sayang.
Bagi Rocket Chicken Cabang Genggong Pajarakan, kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa perusahaan bisa hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya lewat produk, tapi juga lewat aksi sosial yang bermakna.
Anak-anak belajar bahwa setiap warna yang mereka goreskan bukan sekadar hiasan di atas kertas, melainkan simbol kebahagiaan yang bisa mereka ciptakan sendiri. Dan melalui sedekah yang diterima, mereka merasakan bahwa dunia ini penuh dengan orang-orang baik yang peduli.
Di akhir hari, ketika senja mulai turun, halaman panti kembali lengang. Namun, keceriaan dan warna-warni kebahagiaan dari acara itu masih tertinggal di hati setiap anak yang hadir. Itulah bukti bahwa kebahagiaan sejati datang ketika kita bisa berbagi.







