Menjelang Hari Raya Idul adha, banyak umat Islam mulai mencari informasi tentang niat Puasa Tarwiyah dan Arafah . Kedua puasa sunnah ini memiliki keutamaan besar karena umat Muslim melaksanakannya pada bulan Dzulhijjah, salah satu bulan paling mulia dalam Islam.
Banyak orang ingin mengetahui bacaan maksud Puasa Tarwiyah dan Arafah dalam tulisan Arab, latin, serta terjemahannya agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih benar dan khusyuk. Selain itu, umat Islam juga mulai mempersiapkan diri untuk memperbanyak ibadah menjelang Idul adha.
Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap tentang niat Puasa Tarwiyah dan Arafah, jadwal pelaksanaan, keutamaan, hingga amalan yang dianjurkan selama bulan Dzulhijjah.

Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah?
Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan puasa sunnah yang dilakukan umat Islam pada awal bulan Dzulhijjah.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Hari Raya Iduladha.
Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh selama sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, termasuk menjalankan puasa sunnah.
Oleh karena itu, banyak umat Islam yang memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Berdasarkan perkiraan kalender Hijriah 2026, jadwal puasa sunnah Dzulhijjah diperkirakan sebagai berikut:
Jadwal Puasa Tarwiyah 2026
Senin, 25 Mei 2026
Jadwal Puasa Arafah 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Sedangkan Hari Raya Idul adha diperkirakan jatuh pada:
Idul Adha 2026
Rabu, 27 Mei 2026
Meski begitu, pemerintah tetap akan menetapkan jadwal resmi melalui sidang isbat Kementerian Agama RI. Oleh karena itu, umat Islam sebaiknya mengikuti pengumuman resmi agar pelaksanaan puasa sesuai ketentuan.
Niat Puasa Tarwiyah Arab Latin dan Terjemahan
Sebelum menjalankan puasa, umat Islam menganjurkan membaca niat pada malam hari atau sebelum waktu Subuh.
Berikut bacaan niat Puasa Tarwiyah lengkap:
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ التَّرْوِيَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma at-tarwiyati sunnah lillahi ta’ala.
Terjemahan:
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”
Membaca niat membantu umat Islam mempersiapkan hati dan meningkatkan kesungguhan dalam beribadah.
Niat Puasa Arafah Arab Latin dan Terjemahan
Selain Puasa Tarwiyah, umat Islam juga banyak mencari bacaan maksud Puasa Arafah karena puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar.
Bacaan Niat Puasa Arafah
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ‘Arafata sunnah lillahi ta’ala.
Terjemahan:
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”
Umat Islam dapat membaca niat tersebut sejak malam hari sebelum melaksanakan puasa.
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Puasa sunnah di bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan. Oleh karena itu, banyak umat Islam yang berlomba-lomba menjalankan ibadah ini.
1. Menghapus Dosa
Puasa Arafah memiliki keutamaan besar karena Allah SWT menjanjikan penghapusan dosa selama dua tahun.
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR.Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah SWT kepada orang yang menjalankan Puasa Arafah dengan ikhlas.
2. Menambah Pahala di Bulan Dzulhijjah
Bulan Dzulhijjah termasuk bulan yang penuh kemuliaan. Allah SWT memberikan banyak keutamaan bagi umat Islam yang memperbanyak ibadah pada bulan tersebut.
Oleh karena itu, banyak umat Islam yang menjalankan Puasa Tarwiyah dan Arafah untuk meningkatkan pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3. Melatih Kesabaran dan Keikhlasan
Puasa membantu umat Islam melatih kesabaran, menjaga emosi, dan mengendalikan diri dari perbuatan buruk.
Selain menahan lapar dan haus, umat Muslim juga belajar menjaga ucapan serta memperbaiki perilaku sehari-hari.
4. Menjadi Momen Memperbanyak Ibadah
Banyak umat Islam memanfaatkan Puasa Tarwiyah dan Arafah untuk memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah.
Momen ini menjadi kesempatan terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Amalan yang menghamparkan Saat Puasa Dzulhijjah
Selain menjalankan puasa sunnah, umat Islam juga dapat memperbanyak berbagai amalan baik selama bulan Dzulhijjah.
Memperbanyak Dzikir
Umat Islam menganjurkan memperbanyak takbir, tahmid, tahlil, dan dzikir selama sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Dzikir membantu hati menjadi lebih tenang dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.
Membaca Al-Qur’an
Banyak umat Islam mengisi waktu puasanya dengan membaca Al-Qur’an agar mendapatkan pahala dan ketenangan hati.
Bersedekah
Bulan Dzulhijjah menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kepada sesama, terutama kepada yatim dan dhuafa.
Memperbanyak Doa
Hari Arafah termasuk salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Oleh karena itu, umat Islam sering memanfaatkan momen tersebut untuk memohon pengampunan dan kebaikan dunia akhirat.
Siapa yang membentangkan Puasa Arafah?
Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.
Sementara itu, jamaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah tidak dianjurkan berpuasa karena mereka membutuhkan kondisi fisik yang kuat untuk menjalankan ibadah haji.
Oleh karena itu, umat Islam di luar tanah suci dapat memanfaatkan momen ini untuk memperoleh pahala besar dari Puasa Arafah.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berpuasa
Agar ibadah dapat berjalan secara maksimal, umat Islam perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
Menjaga Kesehatan Tubuh
Umat Islam perlu menjaga pola makan saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap kuat selama menjalankan puasa.
Mengonsumsi makanan bergizi dan memperbanyak air putih dapat membantu menjaga kondisi tubuh.
Menjaga Perilaku dan Ucapan
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus. Umat Islam juga perlu menjaga sholawat, menghindari perbuatan buruk, dan memperbanyak amal saleh.
Menggunakan Waktu untuk Ibadah
Banyak umat Islam yang memanfaatkan waktu puasa untuk membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan memperbanyak doa.
Kesimpulan
Banyak umat Islam mencari informasi tentang niat Puasa Tarwiyah dan Arafah karena kedua puasa sunnah ini memiliki keutamaan yang sangat besar di bulan Dzulhijjah.
Puasa Tarwiyah diperkirakan jatuh pada Senin, 25 Mei 2026, sedangkan Puasa Arafah diperkirakan terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026.
Selain mengetahui jadwal puasa, umat Islam juga perlu memahami bacaan maksud dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahan agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik.
Melalui Puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam dapat memperbanyak pahala, meningkatkan ketakwaan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT menjelang Hari Raya Idul adha.







